SUMENEP, koranmadura.com – Cakupan kesehatan universal atau Universal Health Coverage (UHC) yang diterapkan di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur mendapatkan banyak tanggapan positif dari masyarakat.
Masyarakat Sumenep merasa terbantu dengan adanya program ini yang memastikan akses layanan kesehatan menjadi lebih mudah dan terjangkau.
Salah satu warga, Syamsuri (54), mengaku sudah merasakan langsung manfaat program tersebut beberapa bulan lalu, tepatnya saat dirinya harus dirawat di Puskesmas karena penyakit yang dialaminya.
“Saya pernah merasakan langsung manfaat dari UHC ini. Cukup menunjukkan e-KTP, saya sudah bisa mendapatkan pelayanan kesehatan di puskesmas,” ujar warga Kecamatan Gapura itu.
Hasanah (33), seorang ibu rumah tangga, juga memberikan testimoni positif. Ia mengungkapkan bahwa meski memanfaatkan UHC pelayanan yang diberikan tenaga medis cukup memuaskan.
“Itu saya alami saat memeriksa gigi anak saya yang ada masalah. Mulai dari waktu minta surat rujukan di Puskesmas hingga saat penanganan di rumah sakit, semuanya berjalan lancar,” ungkapnya.
Sekadar diketahui, Pemkab Sumenep telah memberlakukan cakupan kesehatan universal mulai 7 November 2022, untuk memastikan seluruh penduduk Sumenep mendapatkan akses layanan kesehatan gratis yang memadai dan berkualitas.
Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, menegaskan bahwa UHC merupakan bukti nyata kehadiran pemerintah daerah dalam memberikan jaminan kesehatan kepada masyarakat.
“UHC merupakan wujud kehadiran pemerintah daerah dalam memberikan jaminan kesehatan kepada masyarakat,” kata orang nomor satu di lingkungan Pemkab Sumenep. FATHOL ALIF