SUMENEP, koranmadura.com – Sebanyak 898 jemaah calon haji asal Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur siap diberangkatkan menuju Tanah Suci pada tahun ini. Sahara atau koper besar mereka telah diserahkan ke Kantor Kementerian Agama (Kemenag) setempat untuk ditimbang.
Pantauan di Kantor Kemenag Sumenep, sejumlah sahara calon jemaah haji diberi tanda dengan barang-barang unik, mulai dari sandal, boneka, hingga ulekan sambal.
Penanda koper yang unik digunakan oleh para jemaah calon haji itu untuk memudahkan mereka dalam mengenali barang-barang bawaannya itu selama perjalanan haji.
“Barang-barang unik yang dipakai sebagai penanda sahara jemaah itu mungkin agar mereka lebih mudah mengidentifikasi barang-barang bawaannya,” kata Kasubag TU Kantor Kemenag Sumenep, Muh. Rifa’i Hasyim, Kamis, 6 Juni 2024.
Menurutnya, setelah melalui proses penimbangan di Kantor Kemenag Sumenep, seluruh sahara itu akan diangkut lebih dulu menuju Asrama Haji Embarkasi Surabaya.
“Barang-barang bawaan jemaah dalam sahara ini sudah harus sampai H-4 jam sebelum jemaah tiba di Asrama Haji Embarkasi Surabaya,” ujar Rifa’i Hasyim, menjelaskan.
Sekadar diketahui, keberangkatan jemaah calon haji dari Sumenep menuju Asrama Haji Embarkasi Surabaya dijadwalkan pada Jumat, 7 Juni 2024.
Jemaah yang tergabung dalam kloter 96 dan 97 akan diberangkatkan dini hari pukul 01.00 WIB, sedangkan kloter 98 akan berangkat pukul 09.00 WIB. (FATHOL ALIF/SOE)