SUMENEP, koranmadura.com – Satuan Polisi Lalu Lintas (Satlantas) Polres Sumenep, Madura, Jawa Timur, mengimbau para tukang ojek online selalu mengutamakan keselamatan dalam berlalulintas saat bekerja. Salah satunya tidak membawa barang secara berlebihan.
“Karena pada dasarnya Ojol itu untuk mengangkut orang bukan barang. Tetapi bila barang tersebut masih pantas diangkut dan tidak membahayakan pengendara lain, itu boleh,” kata Kasatlantas Polres Sumenep, AKP A. Nasution.
Dia juga meminta para Ojek online supaya memastikan helm yang dipakai berstandar nasional (SNI). Penggunaan helm SNI dapat melindungi pengendara motor dari benturan apabila terjadi kecelakaan.
“Kemudian kelengkapan kendaraan, tetap harus ditaati. Penumpang yang tidak mau pakai helm, harus tetap diarahkan dan diupayakan untuk memakai helm,” terangnya.
AKP Nasution juga mengingatkan para Ojol supaya tidak bermain smartphone saat berkendara. Termasuk tidak boleh merokok di jalanan umum saat berkendara karena dapat membahayakan pengguna jalan lain.
Selebihnya, AKP Nasution menjelaskan bahwa selama tiga bulan terakhir, Satlantas Polres Sumenep telah berhasil menurunkan angka kecelakaan lalu lintas.
“Kami berharap agar para Ojol tertib berlalulintas di jalan dan menjadi pelopor keselamatan untuk menekan angka kecelakaan,” pintanya. (FATHOL ALIF/DIK)