SUMENEP, koranmadura.com – Seorang ibu hamil, Sitti Nur Kumala, melahirkan di atas kapal saat dalam perjalanan laut menuju rumah sakit di daratan Sumenep, Madura, Jawa Timur. Sitti dan suaminya, Yakkup (28), merupakan warga Desa Pancor, Kecamatan Gayam, Pulau Sapudi.
Sitti dibawa ke Puskesmas Gayam karena sudah menunjukkan tanda-tanda akan melahirkan pada Minggu, 7 Juli 2024, kemarin. Saat diperiksa, perempuan 27 tahun itu baru mencapai pembukaan empat.
Karena berdasarkan hasil USG posisi bayi diketahui sungsang, petugas medis memutuskan untuk merujuk Sitti ke rumah sakit di daratan. Perjalanan dari Puskesmas Gayam ke rumah sakit membutuhkan waktu sekitar empat jam dengan menggunakan kapal Dwi Citra Dharma 1.
Namun sebelum sampai di tujuan, sekitar tiga jam dalam perjalanan laut, Sitti semakin merasakan kontraksi. Ia pun akhirnya melahirkan anak keduanya berjenis kelamin laki-laki. Saat proses persalinan, ia didampingi oleh bidan Nur Afda Ristiana dan Innani dari Puskesmas Gayam.
Nur Ifda Ristiana mengaku, saat membantu proses persalinan Sitti, dirinya sempat ‘senam jantung’ karena tempat dan peralatan yang kurang memadai di atas kapal.
“Kami sempat khawatir karena bayi lahir dalam posisi sungsang. Yang keluar duluan kakinya. Kalau yang normal, kan, kepala bayinya yang duluan,” ujarnya, Senin, 8 Juli 2024.
Sekadar diketahui, kejadian ibu hamil asal kepulauan melahirkan di atas kapal saat hendak dirujuk ke rumah sakit di Sumenep ini bukan yang pertama. Kejadian serupa sudah kerap terjadi. FATHOL ALIF