SAMPANG, koranmadura.com – Seorang nelayan, Rasuki (55), asal Dusun Pandian, Desa Tamberu Timur, Kecamatan Sokobanah, Kabupaten Sampang, yang hilang saat memancing ikan sendirian, akhirnya ditemukan meninggal dunia.
Operasi pencarian Rasuki melibatkan tim SAR yang terdiri dari Basarnas, BPBD Sampang, Koramil, Polsek, serta masyarakat setempat. Pencarian dilakukan hingga perairan Kecamatan Banyuates namun tidak membuahkan hasil. Namun, sekitar pukul 18.00 WIB, korban Rasuki ditemukan mengambang di perairan Kecamatan Ketapang.
Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Sampang, Candra Romadhani Amin, mengonfirmasi bahwa korban ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa oleh nelayan setempat di titik koordinat 6°51’52″S 113°28’40″E, sekitar 2 kilometer dari bibir pantai.
“Alhamdulillah korban kini sudah ditemukan. Korban ditemukan sekitar pukul 18.00 WIB di perairan laut Kecamatan Ketapang,” ujar Candra Romadhani Amin kepada koranmadura.com, Selasa, 30 Juli 2024.
Setelah menerima informasi penemuan tersebut, tim SAR segera melakukan evakuasi jenazah korban. “Sekitar pukul 18.20 WIB, korban berhasil dievakuasi menuju pelabuhan Tamberu dan diserahkan kepada pihak keluarga. Karena sudah ditemukan, semua instansi yang terlibat kembali ke satuannya masing-masing dan Operasi SAR diusulkan ditutup,” pungkasnya. (MUHLIS/DIK)