SAMPANG, koranmadura.com – Pencarian Rasuki (55), nelayan asal Dusun Pandian, Desa Tamberu Timur, Kecamatan Sokobanah, Kabupaten Sampang yang hilang beberapa waktu lalu terus dilakukan Tim SAR.
Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sampang, Candra Romadhani Amin mengatakan, pencarian terhadap korban masih terus dilakukan. Hari kedua, pencarian dilakukan dari Pangkalan Tamberu hingga ke ke Banyuates.
“Masih dilakukan pencarian. Namun sejauh ini korban masih belum ditemukan,” ujarnya kepada koranmadura.com, Selasa, 30 Juli 2024.
Menurutnya, meski kondisi cuaca cerah, namun laut di perairan utara karakteristiknya berbeda dengan perairan laut di wilayah selatan.
“Perairan laut di utara itu merupakan laut lepas dan arusnya pun dinamis. Sehingga pola-pola itu juga menjadi faktor lamanya pencarian korban,” jelasnya.
Saat ini, selain menggunakan perahu karet, pencarian korban oleh tim SAR juga menggunakan perahu nelayan.
“Pencarian di hari kedua dimulai tadi pagi dari pukul 05.00 WIB. Dan siang ini korban masih belum ditemukan. Kami pun mengimbau kepada masyarakat maupun relawan untuk tetap saling koordinasi dan menginformasikan bila menemukan korban laka laut kepada BPBD maupun Basarnas,” pungkasnya. (Muhlis/SOE)