SAMPANG, koranmadura.com – Pencarian hari pertama untuk nelayan Rasuki (55) dari Dusun Pandian, Desa Tamberu Timur, Kecamatan Sokobanah, Kabupaten Sampang, yang hilang setelah memancing seorang diri menggunakan perahu, belum menuai hasil.
Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sampang, Candra Romadhani Amin, melalui Kasi Kedaruratan dan Logistik (KL) Mohammad Hozin, menyampaikan bahwa pencarian korban yang diduga tenggelam, dengan perahunya ditemukan terdampar di perairan Desa Lesong Daya, Kecamatan Batumarmar, Pamekasan, masih belum membuahkan hasil.
Operasi pencarian melibatkan tim SAR dari Basarnas, BPBD Sampang, BPBD Pamekasan, TNI AL, Koramil, Polsek, serta relawan dan masyarakat setempat.
“Tim SAR telah melakukan penyisiran hingga radius 10 kilometer, namun korban masih belum ditemukan,” ujar Hozin pada Senin, 29 Juli 2024.
Pencarian dilakukan dengan menggunakan perahu karet dan melibatkan personel tambahan, tetapi hasilnya belum memuaskan. Karena belum ditemukan, operasi penyisiran terpaksa dihentikan pada pukul 16.30 WIB dan akan dilanjutkan pada pagi hari berikutnya.
“Operasi pencarian dihentikan dan akan dilanjutkan besok pagi,” katanya.
Hozin mengimbau kepada masyarakat dan relawan untuk terus berkoordinasi dan segera melaporkan jika menemukan korban kecelakaan laut kepada BPBD.
“Kami juga berharap kepada siapa pun yang menemukan keberadaan korban agar segera menginformasikannya kepada kami,” pungkasnya. (MUHLIS/DIK)