SAMPANG, koranmadura.com – Dunia pendidikan di Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, geger setelah seorang petugas pengawas Sekolah Dasar (SD), MS (56), yang bertugas di Kecamatan Kedungdung, ditemukan tidak bernyawa di kamar mandi kantornya.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, MS, warga Kelurahan Banyuanyar, Kecamatan Sampang, bertugas sebagai pengawas SD di wilayah Kecamatan Kedungdung. Penyebab pasti meninggalnya MS secara mendadak belum diketahui.
“Beliau meninggal sekitar pukul 10.00 WIB di kamar mandi kantor Korbid SD Kedungdung,” ujar seorang warga setempat.
Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Sampang, M. Fadeli, belum memberikan keterangan terkait peristiwa ini. Upaya konfirmasi melalui sambungan telepon belum mendapatkan respons meski terdengar dering teleponnya.
Kapolsek Kedungdung, Iptu Syafriwanto, membenarkan adanya peristiwa tersebut. Saat menjalankan tugas pengamanan jalur sekitar pukul 10.00 WIB, anggotanya menerima informasi dari warga mengenai seseorang yang pingsan di kamar mandi. Anggota langsung menuju lokasi kejadian di kantor Korbid Kedungdung.
“Bersama para guru dan rekan-rekan almarhum, kami menemukan beliau telah meninggal di kamar mandi saat hendak buang hajat,” jelas Iptu Syafriwanto, Kamis, 25 Juli 2024.
Menurut keterangan keluarga, MS memiliki riwayat penyakit jantung, asam lambung, dan diabetes, yang membuat kondisi kesehatannya menurun.
“Setelah dilakukan visum luar oleh dokter di Puskesmas Kedungdung, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh almarhum. Mengetahui keadaan ini dan berdasarkan keterangan dokter, keluarga yang datang kemudian membawa almarhum pulang,” pungkasnya. (MUHLIS/DIK)