SUMENEP, koranmadura.com – Sebagai upaya memperkuat solidaritas dan peran pemuda, Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur menggelar Simposium Pemuda Madura, Selasa, 23 Juli 2024.
Kegiatan yang berlangsung di Pendopo Agung Keraton Sumenep ini mengusung tema “Jelang Madura Provinsi Menuju Indonesia Emas”.
Simposium ini menghadirkan tiga narasumber, yaitu Rektor Universitas Annuqayah Mohammad Hosnan yang bicara tentang pendidikan; wirausahawan Hairul Anwar membahas segi ekonomi; serta anggota DPRD Sumenep Darul Hasyim yang bicara bidang politik.
Hadir dalam acara ini Wakil Bupati Sumenep, Dewi Khalifah, serta diikuti oleh 24 Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP) dan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se-Kabupaten Sumenep.
Ketua Pelaksana Kegiatan, Abd. Wadud, menyatakan simposium ini diselenggarakan untuk memperingati Hari Lahir (Harlah) ke-51 KNPI, sekaligus sebagai pembukaan Rapat Pimpinan Paripurna Daerah (Rapimpurda) yang akan dilaksanakan pada 24 hingga 25 Juli 2024 di Kota Batu.
Sementara Ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) KNPI Kabupaten Sumenep, Syaiful Harir, berharap simposium kali ini mampu mengonsolidasi para pemuda di Kabupaten Sumenep dalam rangka berpartisipasi membangun daerahnya lebih baik ke depan.
“Saya berharap seluruh pemuda terlibat langsung dalam membangun Kabupaten Sumenep dan menyatukan persepsi bahwa Sumenep milik kita serta menjadi tanggung jawab kita bersama dalam memajukannya,” ujarnya.
Setali tiga uang, Wakil Bupati Sumenep, Dewi Khalifah, berharap KNPI Sumenep ikut berpartisipasi dalam segala sektor pembangunan di kabupaten paling timur Pulau Madura.
“Kami menginginkan KNPI Kabupaten Sumenep bersinergi dengan pemerintah daerah memaksimalkan perannya dalam menyongsong kemajuan pembangunan daerah,” katanya.
Menuruynya, Pemkab Sumenep dalam membangun di segala sektor tidak bisa bekerja sendiri, tapi memerlukan dukungan dan partisipasi semua elemen masyarakat termasuk KNPI. (FATHOL ALIF/SOE)