BANGKALAN, koranmadura.com –Ikatan Istri Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bangkalan, Madura, Jawa Timur, melaksanakan acara pisah kenang untuk istri dan anggota DPRD di halaman kantor dewan pada Rabu, 3 Juli 2024.
Ketua ISAD Bangkalan, Hj. Wasilah, menyatakan bahwa selama lima tahun bersama para istri anggota dewan, banyak kesan yang dirasakan. Berbagai kegiatan telah dilaksanakan untuk mempererat silaturahmi antar istri anggota dewan.
“Kami memiliki uang kas dari istri anggota dewan untuk kegiatan bakti sosial. Melalui kegiatan ini, kami saling mengenal dan mempererat silaturahmi,” ujar Hj. Wasilah.
Di akhir masa bakti anggota DPRD periode 2019-2024, ISAD menggelar acara pisah kenang yang dikemas dengan kegiatan santunan anak yatim. Hj. Wasilah bersyukur bahwa para istri anggota dewan kompak dan saling berbagi dalam kegiatan sosial.
“Saya sangat bersyukur istri anggota dewan kompak. Semoga amal baik kita semua melalui kegiatan santunan anak yatim diterima oleh Allah,” tuturnya.
Istri Ketua DPRD, Efendi, mengaku sedih karena beberapa anggota DPRD petahana tidak terpilih lagi untuk periode 2024-2029. Dia berharap silaturahmi antar istri mantan anggota dewan tetap terjalin.
“Silaturahmi kita tetap berjalan. Kami punya grup istri anggota dewan yang dibuat sejak 2009. Di dalam grup itu, istri mantan anggota dewan juga masih ada. Jadi kami semua tetap berkomunikasi,” katanya.
Wakil Ketua DPRD Bangkalan, Khotib Marzuki, menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat jika selama lima tahun di legislatif belum maksimal melaksanakan tugas pokok dan fungsi sebagai anggota dewan.
Khotib Marzuki, yang terpilih kembali untuk periode 2024-2029, menyatakan bahwa program-program yang belum terealisasi, terutama di bidang legislasi dan budgeting, akan diakomodir pada tahun berikutnya.
“Setiap periode pasti ada kekurangan, dan itu akan menjadi koreksi untuk ke depannya. Yang terpenting, kami berusaha lebih baik untuk masa depan,” pungkasnya. (MAHMUD/DIK)