BANGKALAN, koranmadura.com – Pj Bupati Bangkalan, Arief M. Edie, menantang para ibu yang tergabung dalam Dewan Pengurus Cabang Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (DPC IWAPI) untuk ikut serta dalam kegiatan lelang di E-Katalog.
Tantangan ini disampaikan Pj Bupati Bangkalan saat memberikan sambutan pada acara Rapat Kerja (Raker) DPC IWAPI Kabupaten Bangkalan yang berlangsung pada Kamis, 25 Juli 2024, di Cafe Sky, Kelurahan Demangan.
Menurutnya, lelang E-Katalog saat ini sudah dibuka secara umum, berbeda dengan sebelumnya yang dilakukan secara manual. Oleh karena itu, semua masyarakat, termasuk anggota IWAPI, berhak untuk ikut serta dalam lelang tersebut.
“Jika dibuka secara umum, maka semua masyarakat, termasuk ibu-ibu IWAPI, bisa ikut. Masak lelang E-Katalog diikuti laki-laki semua. Ibu-ibu IWAPI ini juga harus ambil peran,” ujar Arief.
Arief, yang akrab disapa demikian, menjelaskan bahwa beralihnya lelang dari manual ke umum ternyata tidak semudah membalikkan telapak tangan. Ia mengaku mendapat ancaman dan isu negatif dari sebagian masyarakat.
“Saya diancam untuk tidak mengubah sistem lelang. Ada juga isu negatif, seolah-olah dengan lelang umum, saya ingin memasukkan orang-orang saya untuk ikut lelang,” ungkapnya.
Padahal, lanjut pria kelahiran Magelang itu, pembukaan lelang secara umum dimaksudkan untuk mengurangi tuduhan kolusi dari masyarakat atau pemilik kegiatan, karena prosesnya dilakukan secara transparan.
“Sehingga masyarakat umum dapat mengontrol pelaksanaan lelang,” tambahnya.
Ketua DPC IWAPI Bangkalan, Huzaimah, berharap dorongan Pj Bupati untuk masuk dalam kegiatan ekonomi di E-Katalog juga bisa difasilitasi, baik dalam memberikan akses hingga peningkatan sumber daya manusia.
“Sementara ini anggota kami yang bisa bersaing hanya dalam bidang batik. Saya berharap Pj Bupati bisa melibatkan kami dalam kegiatan ekonomi lainnya,” harapnya. (MAHMUD/DIK)