BANGKALAN, koranmadura.com – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Bangkalan, Madura, Jawa Timur berencana mengusung kader internal untuk maju pada Pemilihan Bupati dan wakil Bupati (Pilbup) 2024.
Menurut Ketua DPC PPP Bangkalan, Ra Hasbullah, partainya saat ini memiliki 5 kursi di DPRD Bangkalan. Oleh sebab itu, untuk memenuhi syarat pencalonan bupati atau wakil bupati butuh berkoalisi dengan partai lain.
“Tentu semua partai pasti ingin mencalonkan kader di Pilbup dan Pilgub. Termasuk PPP akan mencalonkan kader, tapi saat ini masih menjajaki partai lain untuk berkoalisi,” kata dia, Selasa, 30 Juli 2024.
Ra Has, begitu dia disapa, mengutarakan ada beberapa nama yang ditawarkan ke partai lain untuk berkoalisi. Diantaranya, dirinya sebagai Ketua DPC, anggota DPRD terpilih serta mantan anggota DPRD lain dari fraksi PPP.
“Semua partai sudah kami jajaki dan kami sodorkan kader internal kami, termasuk Ketua DPC, ke partai yang ingin berkolalisi, kami juga menyamakan misi kepada partai lain,” kata dia.
Dia mengaku, salah satu calon yang pernah berkomunikasi ke PPP yaitu KH. Imam Buchori Cholil, Pengasuh PP Ibnu Cholil Bangkalan. Namun, pihaknya belum bisa memutuskan arah dukungannya di Pilkada mendatang.
“Pendekatan sudah dilakukan antara PPP dan beliau (KH. Imam Buchori Cholil), tapi karena posisi kami di DPC, jadi tidak bisa menentukan arah dukungan Pilkada nanti,” kata dia. (MAHMUD/SOE)