SUMENEP, koranmadura.com – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bekerja sama dengan Lembaga Studi Arus Informasi (LSAI) menggelar sosialisasi literasi keuangan untuk generasi muda di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, pada Senin, 12 Agustus 2024.
Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan literasi keuangan di kalangan masyarakat, khususnya pemuda, dan berlangsung di Gedung UNIBA Madura dengan tema “Generasi Muda Ujung Tombak Investasi.”
Dalam acara tersebut, LSAI menghadirkan dua pembicara yang berpengalaman di bidang keuangan, yaitu Indrawan Nugroho Utomo, Kepala Bagian OJK Provinsi Jawa Timur, dan Cahya Wiratama, Direktur Bisnis PT BPRS Bhakti Sumekar.
Indrawan Nugroho Utomo menekankan pentingnya literasi keuangan, khususnya bagi generasi muda yang perlu mulai bijak dalam mengelola keuangan.
“Tingkat literasi keuangan di kalangan pelajar dan mahasiswa, serta masyarakat berusia 18-25 tahun, memang telah meningkat sejak tahun 2016 hingga 2022. Namun, angka ini masih di bawah rata-rata indeks literasi keuangan nasional, sehingga perlu ada strategi peningkatan yang lebih masif,” ujarnya.
Menurut Indrawan, literasi keuangan kini menjadi keterampilan hidup yang esensial, membantu individu untuk bijak dalam pengelolaan keuangan, termasuk dalam pengambilan keputusan investasi.
“Literasi keuangan adalah modal penting bagi pemuda untuk meniti masa depan yang lebih cerah,” tambahnya.
Sementara itu, Cahya Wiratama lebih fokus membahas tentang investasi, mulai dari definisi, jenis-jenis investasi, manfaat, hingga risiko yang terkait. Ia menekankan pentingnya pemuda untuk cerdas dalam berinvestasi dan menghindari jebakan investasi bodong atau praktik keuangan berisiko lainnya.
“Pemuda harus bijak mengelola keuangan mereka, salah satunya dengan berinvestasi secara cerdas untuk menata masa depan yang lebih baik,” kata Cahya. (FATHOL ALIF/DIK)