BANGKALAN, koranmadura.com – DPC PPP Kabupaten Bangkalan, Madura, Jawa Timur memiliki peluang besar untuk berkoalisi dengan partai Gerindra dan Golkar di Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati pada November 2024 mendatang.
Hal tersebut disampaikan Ketua DPC PPP, Ra Hasbullah, saat workshop pendidikan politik di aula MAN Bangkalan, Selasa, 13 Agustus 2024. Menurut dia, kedua partai tersebut belum menentukan arah politiknya untuk Pilkada.
“Peluang kami sangat besar mengajak partai lain berkoalisi, karena ada beberapa partai belum tentukan sikap dukungan pasangan calon bupati dan wakil bupati di Pilkada nanti,” kata dia.
Dia mengatakan, ketika tiga partai ini bisa berkoalisi maka akan memberikan calon alternatif kepada masyarakat Bangkalan pada Pilkada nanti. Pihaknya, berkomitmen akan mengusung calon dari internal kader.
“Kami sudah berkomunikasi dengan DPW dan DPP PPP, bahwa DPC PPP Bangkalan akan mengusung internal kader, kami terus lakukan kosolidasi politik dengan partai lain,” kata dia.
Sejauh ini beredar beberapa partai sudah menurunkan surat keputusan rekomendasi kepada pasangan calon bupati dan wakil bupati Lukman Hakim dan Moch. Fauzan Jakfar yaitu PDI Perjuangan, PKB, PAN dan Demokrat.
Diketahui, pada Pileg DPRD 2024 PDI Perjuangan memiliki 7 kursi, PKB 8 kursi, PAN 5 kursi dan Demokrat 4 kursi. Secara persyaratan minimal 20 persen atau 10 kursi di parlemen pasangan Lukman dan Fauzan sudah terpenuhi.
Namun, tidak menutup kemungkin ada calon lain yang berpeluang mencalonkan bupati dan wakil bupati melawan Lukman dan Fauzan pada Pilkada Bangkalan.
Ketua Desk Pilkada DPC PPP Bangkalan Kosim Rahman memastikan bahwa partai lembang ka’bah ini akan usung kader sendiri. Internal partai sepakat akan mencalonkan Ketua DPC PPP, Ra Hasbullah pada Pilkada Bangkalan.
“PPP ada di nomor satu atau dua pada Pilkada nanti, tergantung kesepakatan di koalisi partai,” kata dia.
Dijelaskan Kosim, sapaan akrab Kosim Rahman, PPP salah satu partai terbesar di Kota Dzikir dan Shalawat. Perolehan 5 kursi di DPRD Bangkalan pada Pileg 2024, menjadi dorongan kuat mencalonkan kader sendiri.
“Kami masih butuh 5 kursi lagi di DPRD untuk ikut serta di Pilkada Bangkalan,” ujar dia. (MAHMUD/SOE)