SUMENEP, koranmadura.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep di bawah kepemimpinan Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo, menunjukkan kepeduliannya terhadap para guru ngaji. Tidak hanya memberikan tunjangan, namun juga mengikutsertakan mereka dalam program BPJS Ketenagakerjaan.
“Pada Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) 2024, pemerintah menganggarkan dana sebesar Rp2,4 miliar untuk tunjangan guru ngaji di seluruh Kabupaten Sumenep,” ungkap Bupati Fauzi.
Hal itu disampaikan saat acara penyerahan bantuan hibah dan tunjangan bagi guru ngaji di Pendopo Agung Keraton Sumenep, Jumat, 13 September 2024.
Orang nomor satu di lingkungan Pemkab Sumenep ini menegaskan, pihaknya sengaja memberikan perhatian serius bagi kesejahteraan guru ngaji karena mereka memiliki peran yang begitu besar terhadap pendidikan agama generasi muda.
Selain kepada guru ngaji, Pemkab Sumenep juga terus memperhatikan pembangunan di sektor keagamaan, termasuk masjid, musala, dan organisasi kemasyarakatan.
Bupati Achmad Fauzi mengajak seluruh elemen masyarakat, seperti para pengasuh pondok pesantren, takmir masjid, pengurus musala, dan lainnya untuk bersama-sama menciptakan masyarakat yang berpendidikan, maju, dan berakhlak mulia.
“Mari bersama-sama kita mewujudkan tatanan masyarakat yang berpendidikan, maju, dan berakhlak mulia,” tambahnya. (FATHOL ALIF/DIK)