BANGKALAN, koranmadura.com – Penjabat (Pj) Bupati Bangkalan, Madura, Jawa Timur, Arief M. Edie, diisukan mendukung pasangan calon Bupati Mathur Husyairi dan calon Wakil Bupati Jayus Salam dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Bangkalan 2024.
Isu ini mencuat di media sosial setelah beredar foto dan video yang memperlihatkan Arief bersama Mathur dan Jayus di sebuah hotel. Dalam video tersebut, Pj Bupati tampak menghadiri sebuah acara bersama pasangan yang disebut-sebut sebagai calon peserta Pilkada.
Masyarakat Bangkalan pun ramai mempertanyakan netralitas Arief sebagai aparatur sipil negara (ASN), mengingat foto dan video tersebut tersebar di berbagai platform seperti TikTok, WhatsApp, hingga Facebook. Isu tersebut menjadi bahan perbincangan terkait posisi netral Pj Bupati menjelang Pilkada.
Menanggapi isu tersebut, Arief M. Edie memberikan klarifikasi yang mengejutkan. Ia membenarkan bahwa foto dan video itu memang benar memperlihatkan dirinya bersama Mathur dan Jayus. Namun, ia menegaskan bahwa peristiwa tersebut terjadi sebelum keduanya mendaftarkan diri ke Komisi Pemilihan Umum (KPU).
“Foto yang beredar itu diambil saat masyarakat meminta saya mencalonkan diri sebagai Bupati. Bahkan, beberapa kepala desa turut mendorong saya untuk mencalonkan diri. Tapi, itu terjadi sebelum pendaftaran calon ke KPU,” ujar Arief pada Jumat, 20 September 2024.
Arief juga menegaskan bahwa sebagai ASN yang diberi amanah menjadi Pj Bupati, ia tetap menjaga netralitas dan tidak berpihak pada salah satu calon dalam Pilkada 2024. Ia mengimbau masyarakat agar tidak mudah terpengaruh oleh isu yang belum tentu benar.
“Sejak awal, saya selalu netral dalam Pilkada Bangkalan. KTP saya saja dari Jawa Barat, bukan Bangkalan, jadi saya tidak memiliki kepentingan untuk memihak. Saya harap masyarakat tidak meragukan komitmen saya dalam menjalankan tugas sebagai Pj Bupati,” tegasnya.
Pria kelahiran Magelang ini juga mengajak masyarakat Bangkalan untuk berpartisipasi dalam Pilkada dengan penuh kegembiraan dan memilih pemimpin yang terbaik bagi mereka.
“Mari kita hadapi Pilkada ini dengan riang gembira. Pilihlah pemimpin yang benar-benar mau melayani masyarakat. Silakan memilih sesuai hati nurani masing-masing,” pungkasnya. (MAHMUD/DIK)