SAMPANG, koranmadura.com – Pelayanan di kantor Sistem Administrasi Satu Atap (Samsat) Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, sempat terganggu akibat kerusakan pada mesin pencetak angka pelat nomor kendaraan bermotor. Akibatnya, pelat nomor yang diterima warga hanya berupa pelat kosong tanpa nomor.
Kerusakan mesin pencetak pelat nomor ini dilaporkan oleh salah satu warga Desa Krampon, Kecamatan Torjun, Kabupaten Sampang, yang menunjukkan pelat nomor kendaraan berwarna putih tanpa angka.
“Iya, katanya mesinnya rusak, tapi kami maklum, karena mesin buatan manusia bisa rusak kapan saja,” ujarnya.
Kanit Registrasi dan Identifikasi (Regident) Samsat Sampang, Iptu Bros Tito, mengonfirmasi kerusakan tersebut. Ia menjelaskan bahwa mesin pencetak angka pelat nomor kendaraan bermotor mengalami kerusakan akibat selang bocor, namun kini telah diperbaiki dan kembali berfungsi normal.
“Kemarin memang rusak karena selangnya bocor, tapi proses perbaikan sudah selesai,” ujar Bros Tito, Rabu, September 2024.
Iptu Bros Tito menegaskan bahwa alat pencetak pelat nomor kini sudah berfungsi dengan baik, sehingga pelayanan di Samsat Sampang kembali normal.
“Saya baru saja menghubungi Baur, dan operator dari Polda Jatim Direktorat Lalu Lintas telah memastikan bahwa alat tersebut sudah normal kembali, semuanya sudah aman,” tambahnya. (MUHLIS/DIK)