BANGKALAN, koranmadura.com – Tenaga Ahli Pemberdayaan Masyarakat (TAPM) Provinsi Jawa Timur, Miftahul Munir mengingatkan pendamping desa di Bangkalan, Madura perihal update data di Website Monev-DD.
Menurut dia, Monev-DD merupakan pelaporan hasil monitoring dan evaluasi penggunaan Dana Desa (DD) Kementerian Desa. Sistem pelaporan tersebut, disesuaikan dengan progres realisasi pekerjaan yang ada di lapangan
“Seharusnya update Monev-DD disesuaikan progres pekerjaan di lapangan, bukan diupdate satu kali di akhir tahun,” kata dia, pada pelatihan peningkatan kapasitas mandiri (PPKM) di Hotel Rose, Bangkalan, Rabu 18 September 2024.
Ia mengaku faham betul bahwa keterlambatan perihal update Monev-DD bukan karena pendamping tidak mehami cara pengisiannya. Tapi karena kesadaran atas tanggung jawab setiap pendamping desa masih belum cukup kuat.
“Ketika rapat koordinasi dengan TAPM tingkat kabupaten di Madura ini, saya menjumpai hal unik. Di pertengan tahun masih belum ada program, tapi di akhir tahun, Monev-DD sudah terisi semua. Kami harap kebiasaan ini bisa diperbaiki,” kata dia.
Selain itu, Miftah mengimbau pendamping desa yang ada di Bangkalan, agar mengikuti uji sertifikasi tenaga pendamping profesional Kementerian Desa yang bekerja sama dengan Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).
“Dengan sertifikasi ini, pendamping desa akan bisa lebih profesional dalam melaksanakan tugasnya,” pungkasnya. (MAHMUD/OBETH)