PAMEKASAN, Koranmadura.com– Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Pamekasan menggelar rapat kerja cabang (rakercab) bersama Pimpinan Anak Cabang (PAC) dan Ranting di seluruh wilayah kabupaten setempat, Selasa, 15 Oktober 2024.
Hal ini dilakukan sebagai konsolidasi internal dalam rangka pemenangan Risma-Gus Hans pada Pemilihan Gubernur Jawa Timur dan pemenangan Mohammad Baqir Aminatullah- Taufadi (Berbakti) pada Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Pamekasan 2024.
Ketua DPC PDI Perjuangan Pamekasan, Abdus Sukur mengatakan, rapat ini adalah tindak lanjut instruksi dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDIP untuk mendongkrak suara pemilih. Ia menegaskan bahwa setiap kader partai harus siap berjuang memenangkan calon yang diusung.
“Hari ini partai memanggil, sebagai kader partai kita harus siap berjuang. Setelah acara ini, saya berharap semua kader dan struktur partai dapat bergerak massif di akar rumput, menjalin silaturahmi dengan masyarakat dan tokoh-tokoh untuk mensosialisasikan calon kita,” terangnya.
Ia juga menekankan bahwa perjuangan ini membutuhkan kerjasama yang solid untuk mencapai kemenangan. Menurutnya, pasangan Berbakti memiliki visi misi yang berpihak kepada rakyat, dan menjadi tanggung jawab bersama untuk menyampaikan hal ini kepada masyarakat.
“Ini bukan pekerjaan mudah, tetapi dengan potensi yang kita miliki, kemenangan bisa kita raih jika kita bekerja bersama,” Ucapnya.
Ketua tim pemenangan Berbakti, Nadi Mulyadi, turut memberikan motivasi kepada seluruh kader PDI Perjuangan. Ia menyatakan tidak ada alasan untuk tidak memenangkan pasangan Berbakti.
“Hari ini tidak ada kata berhenti dalam perjuangan. Ini akan menjadi sejarah di Pamekasan, kita mencalonkan kader PDI untuk menjadi calon wakil bupati,” Tuturnya.
Ia juga mengingatkan pentingnya gotong royong dalam memenangkan pasangan Berbakti. “Tidak ada kemenangan tanpa gotong royong. Kita harus saling bantu membantu untuk memastikan kemenangan ini tercapai,” Katanya.
Sementara Calon bupati Pamekasan, Mohammad Baqir Aminatullah, menyampaikan bahwa perjuangan ini akan menghadapi berbagai tantangan, baik berupa hujatan maupun fitnah. Namun menurutnya semua itu tidak boleh dibalas dengan fitnah pula.
“Kita jangan menghina saat dicaci dan jangan mencaci saat dihina. Insyaallah kita akan benar-benar berbakti untuk Kabupaten Pamekasan. Jika Berbakti ditakdirkan menjadi bupati dan wakil bupati, saya pastikan PDIP akan menjadi partai besar di Pamekasan,” ujar Ra Baqir saat memberikan sambutan.
Ra Baqir juga mengatakan meski usianya masih 26 tahun, namun kualitas dan kemampuan tidak usah diragukan, sebab yang muda memiliki semangat yang luar biasa.
“Kita akan menciptakan Pamekasan baru, baik dari sisi infrastruktur, ekonomi, pendidikan, dan lainnya. Sebagai pejuang pasangan Berbakti, kita tak hanya harus menjadi pengusung, tapi juga harus memenangkannya,” tegasnya.
Calon wakil bupati Pamekasan, Taufadi, menambahkan bahwa pencalonan dirinya merupakan sejarah baru bagi partai besutan megawati, Pasalnya baru kali ini PDIP diberi kesempatan untuk menjadi calon pemimpin di Kabupaten Pamekasan.
“Ini sebuah prestasi yang harus kita syukuri bersama, dan kerja keras partai perlu diapresiasi. Mesin partai kita sangat efektif dan bisa diandalkan. PDI Perjuangan harus mampu memenangkan pasangan Berbakti,” katanya.
Menurut Taufadi, dalam sejarah panjangnya, PDI Perjuangan bukan hanya sebagai alat politik, melainkan rumah perjuangan bagi rakyat Indonesia.
“Konsolidasi hari ini bukan hanya seremonial, tapi setiap kader harus memiliki tekad memenangkan pasangan Berbakti. Namun demikian kita harus menghindari perpecahan dan konflik,” pungkasnya. (SUDUR/OBETH)