SUMENEP, koranmadura.com – Jelang musim penghujan, Kapolres Sumenep, AKBP Henri Noveri Santoso, bersama warga bersih-bersih di Kali Marengan di Kecamatan Kota. Aksi ini dilakukan untuk mengantisipasi potensi banjir akibat tumpukan sampah yang menyumbat aliran sungai.
Di lokasi, orang nomor satu di lingkungan Polres Sumenep itu ikut berjibaku bersama warga membersihkan sampah yang berserakan di permukaan kali yang berpotensi menghambat aliran air.
“Kita sering melihat genangan air di musim hujan akibat tumpukan sampah, dan ini bisa menyebabkan naiknya debit air yang berisiko menimbulkan banjir,” jelas AKBP Henri.
Dia berharap aksi bersih-bersih ini mampu meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kelestarian sungai.
“Saya berharap kita semua, khususnya warga Sumenep, semakin peduli untuk tidak membuang sampah sembarangan, terutama ke sungai,” tambahnya.
AKP Henri menegaskan bahwa kebersihan lingkungan bukan hanya mencegah banjir, tetapi juga dapat mendukung para petani yang mengandalkan air sungai untuk mengairi sawah mereka.
“Jika aliran sungai bebas dari sampah, terutama plastik, para petani tidak perlu khawatir sawah mereka tercemar,” ujar Kapolres Sumenep.
Selebihnya, dia juga mengimbau warga Sumenep untuk terus menjaga kebersihan lingkungan demi kesehatan dan keberlangsungan hidup yang lebih baik.
“Lingkungan yang bersih dan asri akan membuat kita bisa hidup sehat dan terhindar dari banjir,” pungkasnya.