SUMENEP, koranmadura.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, menargetkan tingkat partisipasi pemilih dalam Pilkada serentak 2024 mencapai 80 persen. Target ini lebih tinggi dibandingkan pada Pilkada Sumenep sebelumnya, di mana partisipasi pemilih saat itu 75 persen.
“Kami berharap partisipasi pemilih pada Pilkada ini meningkat menjadi sekitar 80 persen,” kata Komisioner KPU Sumenep, Muhlis, Jumat, 18 Oktober 2024.
Untuk mencapai target tersebut, KPU Sumenep gencar melakukan sosialisasi Pilkada kepada masyarakat. Langkah ini bertujuan agar masyarakat lebih mengingat hari H Pilkada, yang akan digelar pada 27 November 2024, dan aktif menggunakan hak pilih mereka di Tempat Pemungutan Suara (TPS).
Menurut Muhlis, KPU Sumenep bekerja sama dengan berbagai pihak dalam menyukseskan sosialisasi Pilkada, termasuk organisasi wartawan dan pemilik media.
Sosialisasi yang dilakukan KPU Sumenep menyasar berbagai kalangan, seperti pemilih pemula, pemilih muda, nelayan, warga kepulauan, dan kelompok masyarakat lainnya.
Sekadar diketahui, Pilkada Sumenep 2024 diikuti oleh dua pasangan calon, yakni KH. Ali Fikri-KH. Unais Ali Hisyam (pasangan nomor urut 1) dan Achmad Fauzi Wongsojudo-KH. Imam Hasyim (pasangan nomor urut 2). (FATHOL ALIF/DIK)