SAMPANG, koranmadura.com – Polres Sampang telah mengidentifikasi puluhan Tempat Pemungutan Suara (TPS) dengan kategori sangat rawan jelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 di Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur. Langkah antisipatif telah diambil untuk memastikan keamanan selama proses pemungutan suara berlangsung.
Kapolres Sampang, AKBP Hendro Sukmono, menyatakan bahwa pihaknya telah melakukan pemetaan kerawanan TPS di wilayah Sampang. Dari total 1.344 TPS, sebanyak 939 TPS dikategorikan sebagai “kurang rawan”, 349 TPS sebagai “rawan”, dan 56 TPS masuk dalam kategori “sangat rawan”.
“Kami sudah memerintahkan seluruh Bhabinkamtibmas untuk memperkuat kegiatan Cooling System serta melakukan deteksi dini terhadap berbagai isu yang berpotensi memicu konflik sosial. Ini untuk mengantisipasi gangguan yang bisa menghambat jalannya Pilkada,” ujar Kapolres Sampang, Kamis, 10 Oktober 2024.
Dalam rangka menjaga keamanan, Kapolres Sampang juga telah meminta para Kanit Binmas dan Bhabinkamtibmas untuk bekerja sama dengan TNI dan berbagai stakeholder terkait. Mereka diminta menyusun SOP (Standar Operasional Prosedur) untuk penanganan situasi kontijensi, sehingga potensi gangguan keamanan bisa segera diatasi.
Sebagai bentuk apresiasi, Polres Sampang akan memberikan reward berupa dua paket umroh kepada Bhabinkamtibmas yang bertugas di TPS kategori sangat rawan, apabila mereka berhasil memastikan pelaksanaan pemungutan dan penghitungan suara berlangsung dengan aman, damai, dan kondusif serta tingkat partisipasi masyarakat tinggi.
“Kami juga mengajak seluruh Kanit Binmas dan Bhabinkamtibmas untuk selalu berdoa demi kesuksesan Pilkada serentak di Kabupaten Sampang, agar berlangsung dengan aman, damai, dan sejuk,” pungkasnya. (MUHLIS/DIK)