SAMPANG, koranmadura.com – Seorang pemuda asal Desa Banyuates, Kecamatan Banyuates, Sampang, Madura, berinisial AS (27) menjadi korban pembacokan diduga akibat mengajak selingkuh istri orang di malam hari raya IdulFitri 1446 Hijriah.
Kapolsek Banyuates AKP Sunarno membenarkan adanya peristiwa tersebut. Dia menyebut, insiden penganiayaan ini terjadi sekitar pukul 03.00 wib, di sebuah rumah di Desa Jatra Timur, Kecamatan Banyuates.
“Iya benar, telah terjadi penganiyaan dengan pembacokan,” ujarnya melalui pesan WhatApps kepada koranmadura.com, Selasa, 1 April 2025.
AKP Sunarno menjelaskan, peristiwa itu bermula ketika korban menghubungi seorang perempuan berinisial M, yang diketahui merupakan istri terduga pelaku pembacokan.
Saat itu, Minggu, 30 Maret 2025, korban menghubungi M melalui aplikasi WhatApps dan mengajak selingkuh. Namun ajakan itu tidak digubris.
“Karena tidak digubris oleh si perempuan, korban kembali menghubunginya pada 02.00 WIB dini hari menggunakan nomor baru. Namun upaya korban tetap tidak digubris. Sehingga korban nekat menggunakan nomor aslinya dan mengajak selingkuh serta meminta janjian untuk ketemuan di rumah si perempuan,” katanya.
Apesnya, pesan itu justru diketahui terduga pelaku, yang kemudian membalas pesan korban dan mengiyakan janjian pertemuan tersebut.
Untuk memastikan semuanya berjalan lancar, korban lalu menghubungi suami si perempuan yang bekerja sebagai sopir untuk memastikan posisi keberadaannya.
“Korban ini juga berpura-pura menelpon suami dari si perempuan itu dan memintanya mencarikan mobil rental untuk dipakai keesokan harinya. Sementara itu, suami si perempuan berpura-pura berada di Surabaya karena sedang mengantarkan seseorang,” tutur AKP Sunarno.
Karena sudah merasa mengetahui keberadaan suami dari perempuan bahwa tidak ada di rumah, korban lalu berangkat ke rumah perempuan tersebut menggunakan sepeda motor jenis scoopy.
“Sesampai di rumah si perempuan dan hendak membuka pintu depan rumahnya, korban kaget karena korban ternyata langsung dianiaya dengan dibacok berulangkali menggunakan parang hingga tersungkur. Saat itu, korban berhasil melarikan ke arah selatan serta bertemu dengan orang di jalan dan meminta tolong untuk diantarkan ke Puskesmas Banyuates,” terangnya.
Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka-luka beberapa bagian tubuh korban. “Korban kini dirujuk ke rumah sakit Sampang,” pungkasnya. (MUHLIS/FAT)