PAMEKASAN, koranmadura.com – Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Pamekasan, Madura, Jawa Timur, mendesak Komisi Pemilihan Umum (KPU) setempat, segera memasang Alat Peraga Kampanye (APK) bagi peserta Pemilu 2019.
Sekretaris DPC PPP Pamekasan, Muhsin Salim mengatakan, seharunya APK peserta Pemilu 2019 dipasang sejak masa kampanye dimulai pada tanggal 23 September 2018 kemarin.
Namun, kata Muhsin Salim, APK yang menjadi tanggung jawab KPU itu belum dipasang. Padahal hal itu penting sebagai bentuk sosialisasi kepada masyarakat.
“Pemilu 2019 ini beda dengan Pemilu sebelumnya karena serentak dengan Pilpres, kalau tidak sosialisasi sejak dini, khawatir mereka (masyarakat) bingung,” kata Muhsin Salim, saat dikonfirmasi via pesan singkat WhatsApp, Jumat, 30 November 2018.
Muhsin Salim sendiri mengaku heran APK Pemilu 2019 di Pamekasan belum dipasang. Padahal anggarannya sudah tersedia.
“APK Pemilu di KPU ini dibiayai negara, KPU hanya tinggal mencetak dan memasang, karena desainnya dari partai, yang memasang APK itu bukan partai ya, tetapi KPU,” ungkapnya.
Sebelumnya, Ketua KPU Pamekasan Mohammad Hamzah mengaku APK Pemilu 2019 belum dicetak. Kendalanya desain APK dari sejumlah Partai Politik (Parpol) belum kelar.
Bahkan, kata dia, ada sebagian APK yang direvisi. Baik sebelum maupun sesudah persetujuan (Approval). Akibatnya APK bagi peserta Pemilu 2019 di Pamekasan belum dicetak.
“Masih ada di pejabat pengadaan barang, bukan di KPU, dalam waktu dekat akan cetak kemudian diserahkan ke KPU untuk selanjutnya diserahkan kepada peserta Pemilu 2019,” beber Mohammad Hamzah.(RIDWAN/SOE/VEM)