SAMPANG, koranmadura.com – Kecelakaan beruntun terjadi di tikungan tajam jembatan Desa Nyiburen, Kecamatan Jrengik, Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur Selasa, 18 Desember 2018.
Peristiwa tabrakan beruntun ini melibatkan mobil Honda CR-V, Daihatsu Taruna dan Truk Tangki Gas Elpiji milik Pertamina. Meski tidak ada korban jiwa, tiga sopir kendaraan tersebut mengalami luka.
Berdasarkan informasi yang dihimpun koranmadura.com, peristiwa terjadi terjadi sekitar pukul 13.20 WIB. Saat itu, mobil Honda CR-V Nopol L 1563 XV yang dikemudikan Khoirul Anam (31) warga Desa Rapa Laok, Kecamatan Omben melaju dari arah Surabaya menuju Sampang dengan kecepatan sedang. Kemudian, dari arah berlawanan melaju truk tangki gas elpiji Nopol M 8609 UV yang dikendarai Rudi Arifanto (41) warga Kelurahan Bancaran, Kecamatan Kota Bangkalan dengan kecepatan sedang.
Di saat itu pula, tak disangka mobil CR-V menabrak bagian kanan truk gas elpiji dengan keras hingga bodi mobil berubah arah. Dalam keadaan tersebut, mobil CR-V yang menghalangi jalan akhirnya dihantam dari belakang oleh mobil Daihatsu Taruna Nopol M1417 AE yang dikemudikan Nurul Badrus Samsi (31) warga Desa Pademmawu Timur, Kecamatan Pedemawu Kabupaten Pamekasan, sehingga truk elpiji lepas kendali dan menghantam sebuah warung warga di pinggir jalan.
“CR-V ada di depan saya mas, saat di tikungan tiba-tiba menabrak bodi truk elpiji dan mobil berhenti di tengah jalan. Saya tidak sempat ngerem dan mobil saya menabrak mobil CR-V hingga berubah arah. Beruntung masih ada tembok pembatas sungai, sehingga yang terlibat kecelakaan tidak sampai terjun ke sungai,” terang Nurul Badrus Samsi, pengendara mobil Daihatsu Taruna.
Sementara Khoirul Anam, pengendara mobil CR-V mengaku tidak dapat menghindari truk elpiji lantaran bodi truk terlalu ke tengah. “Saya berusaha menghindar, tapi bodi truk terlalu ke tengah,” tuturnya.
Salah satu anggota Satlantas Polres Sampang, Bripka Abdullah saat dikonfirmasi belum bisa memastikan kronologi kejadian tersebut. Sebab pihaknya masih melakukan pemeriksaan terhadap beberapa saksi maupun korban.
“Kami belum bisa menyimpulkan mas. Dan semua kendaraan yang terlibat laka, sudah kami amankan di Unit Laka,” tuturnya. (MUHLIS/SOE/DIK)