MAKASSAR, koranmadura.com – Pemerintah telah menganggarkan dana desa (DD) sebesar Rp 73 triliun pada tahun 2019. Melalui anggaran tersebut, Presiden RI Joko Widodo meminta kepada seluruh kepala desa dan pendamping desa untuk menggunakannya dengan kreatif.
Hal tersebut diungkapkan Jokowi saat menghadiri Jambore Desa di Wisma Negara yang terletak di kawasan reklamasi Pantai Losari Makassar, Sabtu pagi, 22 Desember 2018.
Orang nomor satu di negeri ini berharap, dana desa bisa digunakan sepenuhnya untuk pemberdayaan ekonomi desa. Jokowi memberikan memberikan contoh pemberdayaan ekonomi desa. Dia menyebutkan Desa Ponggok di Jawa Tengah dan dua desa wisata di Gunungkidul di Yogyakarta.
Desa-desa tersebut, lanjut dia, menggunakan dana desa untuk memberdayakan ekonomi desa dengan memanfaatkan sumber daya alam.
“Desa Ponggok sudah membelokkan sedikit dana desa dengan pemberdayaan desa dan melakukan inovasi desa. Tahu enggak berapa pendapatan income per tahunnya desa itu? Rp 14 miliar. Dua desa wisata di Yogyakarta itu income-nya Rp 8 miliar per tahunnya,” ungkapnya di depan ribuan peserta Jambore Desa.
Selain itu, Jokowi berharap, dana desa pada tahun 2019 digunakan tidak mesti untuk pembuatan jalan dan irigasi. Banyak yang bisa dipergunakan untuk dana desa untuk peningkatan desa itu sendiri.
“Yang ingin membangun jalan, ya silakan. Yang ingin membangun irigasi, ya silakan. Yo kalau bisa dibelokkan sedikitlah untuk pemberdayaan ekonomi desa. Yang punya sumber air seperti di Desa Ponggok dan dua desa di Yogyakarta, silakan diikuti seperti itu desa-desa di Sulawesi Selatan,” harapnya.
Jokowi menambahkan, dana desa yang telah digelontorkan sejak tahun 2015 hingga 2018 mencapai Rp 187 triliun. Penggelontoran dana untuk desa yang sangat besar ini menjadi sejarah dalam Indonesia. “Belum pernah, Indonesia menggelontorkan dana yang sangat besar ini untuk desa. Jadi hati-hati menggunakan dana desa dan manfaatkan baik-baik untuk pembangunan desa,” tuturnya.
Dalam acara Jambore Desa di Wisma Negara di Makassar, Jokowi disambut hangat oleh ribuan Kepala Desa dan Pendamping Desa. Sorak-sorak peserta Jambore Desa agar Jokowi kembali terpilih di Pilpres 2019, salaman, hingga berswafoto hingga Jokowi kesulitan masuk ruangan dan naik panggung.
Keluar pun dari ruangan untuk melanjutkan kunjungan kerjanya di beberapa tempat di Kota Makassar, Jokowi sempat kesulitan sangking tingginya animo warga. (KOMPAS.com/DIK/VEM)