BANGKALAN, koranmadura.com – Beberapa aktivis yang mengatas namakan Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Komisariat Universitas Trunojoyo Madura (UTM), Kabupaten Bangkalan memberikan hand sanitizer dan masker kepada masyarakat Kecamatan Kamal, Minggu 19 April 2020.
Hal itu sebagai langkah pencegahan dini bagi masyarakat agar tidak mudah terpapar virus Corona alias Corona Virus Deases (Covid-19)
Selain memberikan hand sanitizer dan masker, kegiatan yang merupakan rentetan dari hari ulang tahun (Harlah) ke-60 PMII, juga memberikan edukasi kepada masyarakat, bagaimana terhindar dari virus yang mematikan itu.
Ketua Komisariat PMII UTM, Baihaki menyampaikan, kabupaten ujung barat di pulau Madura ini sudah dinyatakan zona merah, pasca ditetapkan salah seorang warga Bangkalan terkonfirmasi positif Corona.
Oleh karenanya, mahasiswa berkopiah hitam tersebut mengimbau kepada masyarakat, agar tidak panik dalam menghadapi virus Corona. Namun tetap waspada, agar jauh dari virus yang pertama kali datang dari Wuhan, China.
“Bangkalan sudah masuk zona merah, tidak usah panik namun tetap waspada dalam menghadapi virus corona,” kata Baihaki.
Baihaki juga meminta kepada masyarakat, agar tetap terapakan phisical distancing dan sosial distancing. Karena virus itu mudah berpindah kepada orang jika terjadi kontak langsung.
“Tetap jaga jarak dengan orang lain dan sebisa mungkin menghindari di kerumunan banyak orang,” pintanya.
Sementara Ketua Kopri PMII UTM, Solehatun Munawaroh berharap, virus Corona yang sudah menjadi bencana nasional tersebut segera berakhir di negara Indonesia, khususnya di Kabupaten Bangkalan ini. Sehingga, masyarakat bisa melakukan aktivitasnya seperti sedia kala.
“Semoga cepat selesai wabah virus Corona, kita semua bisa beraktivitas seperti biasa. Tanpa terkedala virus,” tutupnya. (MAHMUD/SOE/VEM)