BANGKALAN, koranmadura.com – Setidaknya, 10.000 Usaha Mikro dan Koperasi di Kabupaten Bangkalan, Madura, Jawa Timur, yang diajukan mendapatkan bantuan Modal. Namun mayoritas bantuan modal belum cair.
Tercatat dari Dinas Koperasi dan Usaha Mikro (Diskop UM) Kabupaten Bangkalan, ada 1.000 usaha yang sudah menerima bantuan itu. Sehingga saat ini masih tersisa 9.000 usaha yang masih belum ada kepastian.
“Data 1.000 itu dari pemerintah pusat, jika yang melapor ke kami sekitar 30 orang, banyak yang belum lapor,” jelas kepala Diskop UM, Iskandar Ahadiyat Rabu, 30 September 2020.
Ditanya penyebab bantuan tidak cair, Ahadiyat sapaan akrab Iskandar Ahadiyat menyampaikan, proses pencairan tersebut dilakukan secara bertahap. Oleh karena itu, pihaknya meminta untuk bersabar.
“Pencairan lewat BNI dan BRI, semoga cepat cair. Bagi calon penerima mohon bersabar,” ucapnya.
Sementara Ketua Komisi B DPRD Bangkalan Rokib, menyayangkan atas tidak cairnya bantuan modal kepada semua pelaku usaha itu. Karena, di tengah pandemi virus corona ini, sangat dibutuhkan untuk menjalankan usahanya.
“Karena yang diajukan lewat aspirasi dari kami, dinas terkait belum cair. Saat di klarifikasi akan ada telepon,” katanya. (MAHMUD/ROS/VEM)