PAMEKASAN, koranmadura.com-Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) dan Sekretaris Daerah (Sekwa) hingga Staf di Pamekasan, Madura Jawa Timur dilakukan rapid tes antibodi oleh Dinas setempat di Ruang Lobbi, Kamis, 7 Januari 2021.
Rapid tersebut dilakukan untuk memastikan mereka reaktif atau non reaktif di tengah meningkatnya sebaran covid 19 yang pertama kali muncul di Wuhan, China tersebut.
Sekwan DPRD Pamekasan, Masrukin mengatakan hampir semua staf dan DPRD dilakukan tes untuk memastikan mereka reaktif atau non reaktif.
“Rutinitas rapid tes ini sebetulnya bukan kegiatan luar biasa. Namun ini hal yang biasa dilakukan oleh dewan bukan hanya dalam rangka rapat kerja ke luar kota tetapi rapi tes antibodi ini sebenarnya di diteksi lebih awal, di tengah meningkatnya pandemi covid 19,” jelas Masrukin.
Sementara itu, Plt Kepala Dinas Kesehatan Pamekasan, Marzuki saat dimintai keterangan mengenai hasil rapid test antibodi. Ia menjawab, data itu masih belum masuk.
“Besok aja ya saja, gak punya data, datanya masih belum masuk,” singkatnya.
Perlu diketahui, berdasarkan data sebaran covid 19 di Kabupaten Pamekasan 5 Januari 2021. Suspect ada 1119 orang, dengan rincian pasien dalam pengawasan 22 orang, dan selesai 1017 orang serta meninggal 80 orang.
Selain itu, positif Covid-19 ada 804 orang, dengan rincian isolasi ada 174 orang dan sembuh 565 orang. Sedangkan yang meninggal ada 65 orang. (SUDR/ROS/VEM)