BANGKALAN, koranmadura.com – Sentra Industri Kecil dan Menengah (IKM) di Desa Ba’engas, Kecamatan Labang, Kabupaten Bangkalan, Madura, Jawa Timur kembali mendapatkan bantuan Dana Alokasi Khusus (DAK). Nominalnya capai Rp 36 miliar.
Diketahui, sentra IKM yang direncanakan sejak tahun 2015 lalu itu dimulai dibangun dan dapat bantuan DAK sejak tahun 2017. Namun, beberapa kali mendapatkan bantuan dari pemerintah pusat, bangunan seluas 5 hektare tersebut belum juga selesai.
Plt. Kepala Dinas Perindustrian dan Ketanagakerjaan (Disperinaker) Kabupaten Bangkalan, Agus E. Leandy menyampaikan, bantuan dari pemerintah pusat tersebut diperuntukkan fisik, yaitu bangunan produksi sebanyak 20 gedung, dan pagar.
“Anggaran Rp 36 Miliar ini belum bisa menuntaskan pembangunan sentra IKM. Anggarannya masih belum cukup,” kata dia, Kamis 10 Februari 2022.
Dia menjelaskan, dengan luas lahan 5 hektare yang akan dibangunan sentra IKM itu dibagi menjadi tiga blok. Blok satu masih belum selesai, tinggal penyelesaian. Sementara anggaran DAK tahun 2022 ini melanjutkan blok 1 dan 2.
“Jika yang blok 3 masih belum tahun ini. Jika dapat bantuan lagi kemungkinan tahun depan,” jelas dia.
Agus, sapaan akrab Agus E. Leandy berharap, kelanjutan pembangunan sentra IKM di Desa Ba’engas dapat berjalan dengan lancar. Pihaknya mengaku sudah bersaing dengan kabupaten dan kota yang lain untuk mendapatkan bantuan DAK itu.
“Alhamdulillah kita mendapatkan nilai plus dari pemerintah pusat. Semoga pembangunannya lancar,” pungkas dia. (MAHMUD/ROS/VEM)