SAMPANG, koranmadura.com – Dua pelajar asal Desa Ketapang Laok, Kecamatan Ketapang, Kabupaten Sampang, tewas usai terlibat kecelakaan kendaraan truk.
Kanit Laka Satlantas Polres Sampang, Ipda Dody Darmawan menyatakan, dua kendaraan yang terlibat kecelakaan lalu lintas yaitu di antaranya Mathari (53), supir truk asal Desa Gunung Maddah, Kecamatan Sampang dan pengendara sepeda motor beserta pemboncengnya yakni Siti Humairoh (16) dan Sela (15).
“Peristiwa laka hingga menyebabkan pengendara meninggal dunia yang terjadi di Jalan Raya Ketapang, itu terjadi pada Kamis sore kemarin,” katanya dalam keterangan rilisnya, Jumat, 31 Maret 2023.
Ipda Dody menceritakan, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 16.30 wib di saat cuaca sedang mendung dan bergerimis. Kala itu pengendara sepeda motor jenis honda vario dengan Nomor Polisi L 5605 RB yang dikendarai Siti Humairoh bersama Sela (pembonceng) sedang melaju dari arah utara menuju arah selatan di Jalan Raya Katapang, Desa Ketapang Laok. Namun sesampai lintasan lokasi kejadian, pengendara sepeda motor melajunya terlalu ke kanan jalan yang kemudian kontra dengan kendaraan truk dengan Nopol M 8735 UP yang dikendarai oleh Mathari sedang melintas dari arah berlawanan, sehingga kecelakaan tidak terhindari.
“Kondisinya gerimis, kemungkinan pengendara tersebut tidak terlalu fokus dan kemudian pengendara sepeda motor melaju terlalu ke kanan jalan. Nah, karena jaraknya terlalu dekat, kemudian keduanya terlibat laka,” bebernya.
Akibat peristiwa kecelakaan tersebut, pengendara sepeda motor yang diketahui identitasnya masih pelajar harus kehilangan nyawa karena mengalami luka berat di tubuhnya.
“Kalau si supir truk kondisinya sehat, tapi kondisi pengendara sepeda motor mengalami luka berat dan kemudian meninggal di TKP,” pungkasnya. (MUHLIS/DIK)