SUMENEP, koranmadura.com – Gerakan Pemuda Segitiga Desa (GPS-Desa) mendatangi Komisi III DPRD Sumenep, Madura, Jawa Timur, Rabu, 31 Mei 2023.
Kedatangan mereka mengadukan kondisi jalan poros yang menghubungkan Desa Gapura Tengah – Tamidung, yang tak pernah mendapatkan pemeliharaan sejak tahun 2009.
Padahal, jalan poros tersebut cukup signifikansi bagi masyarakat karena merupakan akses vital terhadap pendidikan dan perekonomian.
Dalam pertemuan di ruang komisi, Koordinator yang sekaligus Ketua GPS-Desa, A. Sattar, meminta Komisi III DPRD Sumenep memberikan perhatian serius terhadap kondisi jalan yang dikeluhkannya.
“Karena selama 14 tahun tidak ada pemeliharaan, dibiarkan oleh pemerintah, terutama Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR),” katanya.
Ketua Komisi III DPRD Sumenep, Dul Siam, memberikan apresiasi atas langkah yang diambil oleh GPS-Desa. Dia juga menyatakan keprihatinannya terhadap kondisi jalan sebagaimana disampaikan oleh GPS-Desa.
Karena itu, Dul Siam mendesak Dinas PUTR untuk mengalokasikan dana untuk perbaikan jalan tersebut dalam Perubahan Anggaran Kabupaten (PAK) tahun 2023.
“Saya tidak akan tanda tangani usulan Dinas PUTR jika tidak dialokasikan di anggaran perubahan, seperti harapan yang telah disampaikan teman-teman GPS-Desa,” tegasnya. (FATHOL ALIF/DIK)