BANGKALAN, koranmadura.com – Edukasi Wisata Bang Jani di Desa Langkap, Kecamatan Burneh, Bangkalan, Madura, Jawa Timur ternyata sudah menghasilkan pendapatan. Namun, habis dipakai buat operasional pengelolaan.
Padahal, Edukasi Wisata Bang Jani yang dikelola Dinas Pertanian Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan (Dispertahorbun) menjadi salah satu potensi pemerintah menyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Kepala Bapenda Bangkalan Amina Rachmawati, melalui Kabid Pengembangan dan Pengendalian, Erni Mardiyani mengatakan, pihaknya sempat meminta Dispertahobun agar Bang Jani dimasukkan sebagai penyumbang PAD.
Sebab, lanjut Erni sapaan akrab Erni Mardiyani, Bang Jani sudah memanen dan menjual buah hasil pertaniannya. Sehingga sudah seharusnya Bang Jani yang dikelola dengan nuansa wisata pendidikan itu bisa menyumbang PAD.
“Jadi kalau hasil tenamannya berbuah dan dijaul ada uang yang diperoleh, tentu harus memberikan PAD juga,” kata dia, Kamis, 27 Juli 2023.
Dia menjalaskan, ada dua potensi yang bisa menghasilan pendapatan di Dispertahorbun, yaitu komoditas perkebunan, seperti pengadaan kelapa hingga mente dan Edu Wisata Bang Jani yang sudah diresmikan dua tahun lalu.
“Jika dua potensi ini dikelola dengan baik, pasti PAD kita juga akan naik,” tutur dia.
Namun demikian, kata Erni pihak Dispertahorbun beralasan pendapatan hasil panen hanya cukup untuk operasional pengelola. Karena uang diperoleh dari penjualan dibuat untuk beli pupuk, biaya perawatan dan kebersihan.
“Alasan dari Dinas Pertanian hasil panen habis buat opersional. Kami juga sampaikan, tidak boleh semuanya habis untuk opersional. Harus ada disumbangkan ke PAD. Jadi 2024 kami minta dimasukkan ke PAD,” katanya.
Sebelumnya Kabid Sarpras Pertanian Dispertahortbun Bangkalan, Cristian Hendry Kusuma Karyadinata mengatakan, Bang Jani direncanakan ada penarikan restribusi, sehingga hasilnya bisa dimasukkan ke PAD.
“Tahun ini kami anggarkan Rp200 juta untuk pemasangan pagar, agar nanti saat penerapan penarikan retribusi jadi satu pintu masuk dan keluar,” kata dia. (MAHMUD/ROS)