SAMPANG, koranmadura.com – Seorang lelaki, Misnaji (53), warga asal Dusun Taposan, Desa Planggaran Barat, Kecamatan Banyuates, tewas dibacok saat melayat ke rumah tetangganya.
Kapolsek Banyuates, Iptu Rizky Akbar Kurniadi saat dikonfirmasi membenarkan kasus pembacokan hingga korban meninggal dunia. Peristiwa tersebut terjadi di sebuah langgar/musala milik pelaku di Dusun Seddang, Desa Pelanggaran Barat sekitar pukul 08.00 wib.
“Iya benar, korban dibacok di langgar milik pelaku MH hingga meninggal dunia,” ujarnya, Selasa, 1 Agustus 2023.
Lanjut Iptu Rizky Akbar Kurniadi menceritakan, sekitar pukul 06.30 wib, ibu pelaku meninggal dunia dikarenakan sakit dengan gejala perut kembung dan tak kunjung sembuh. Setelah mendengar informasi tersebut, korban kemudian melayat dan sempat mengaji di samping orang tua pelaku. Kemudian korban duduk di langgar bersama tetangga sekitar. Sedangkan pihak keluarga pelaku menuduh korban yang membuat ibu pelaku sakit.
“Melihat korban dilanggar, pelaku MH kemudian membacok korban Misnaji dengan sebilah celurit. Korban yang sudah dibacok sempat lari ke arah selatan dan tidak lama kemudian meninggal dunia. Korban mengalami luka sobek di bagian dada sebelah kanannya,” ceritanya.
Mengenai isu korban memiliki ilmu hitam atau santet, pihaknya mengaku masih belum bisa memberikan keterangan lebih jauh.
“Itu isu saja, kan, kita tidak tahu kebenarannya. Namun pelaku sudah diamankan,” terangnya. (MUHLIS/DIK)