SAMPANG, koranmadura.com – Nasib nahas dialami Abdur Rohim, warga asal Dusun Kokon, Desa Meteng, Kecamatan Omben, Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, setelah dipercaya menyimpan uang puluhan juta untuk pembangunan masjid, namun kemudian hilang dicuri maling.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, uang puluhan juta tersebut merupakan hasil dari pengumpulan amal.
“Uang yang hilang dicuri maling kurang lebih senilai total Rp35 juta, dengan sejumlah uang yang disimpan dikotak toko. Uang milik amal senilai Rp30 juta,” ujar Abdur Rohim, Selasa, 19 September 2023.
Abdur Rohim menyatakan hilangnya uang masjid tersebut diperkirakan terjadi di siang hari, pada 13 September 2023 lalu, setelah rumahnya ditinggal bepergian bersama keluarganya ke pondok pesantren. Kehilangan uang puluhan juta tersebut diketahui setelah tiba di rumahnya namun dengan kondisi di dalam rumahnya acak-acakan.
“Lemari dalam kamar dan ruang tamu sudah berantakan. Setelah dicek, ternyata uang untuk pembangunan masjid hilang beserta uang pribadi. Uang amal masjid waktu itu disimpan di dalam kardus di bawah kolong kasur. Namun herannya uang recehan koin justru tidak diambil,” akunya.
Dirinya menduga, maling masuk ke dalam rumahnya melewati atap di bagian kamar mandi yang berada di belakang rumahnya.
“Kalau dari pintu rumah, tidak ada tanda-tanda alami kerusakan. Namun kondisi atap di kamar mandi posisinya sudah berubah. Makanya usai peristiwa itu, keesokan harinya langsung melaporkan ke Polres Sampang,” ucapnya.
Sementara Kasi Humas Polres Sampang Ipda Sujianto saat dikonfirmasi membenarkan pelaporan warga asal Desa Meteng, Kecamatan Omben, soal adanya peristiwa pencurian. Namun begitu, pihaknya menegaskan jika pelaporan tersebut masih dalam proses penyelidikan.
“Laporan pengaduannya tanggal 14 September 2023 kemarin. Hingga saat ini masih penyelidikan. Jadi biar penyidik bekerja dulu,” katanya. (MUHLIS/DIK)