BANGKALAN, koranmadura.com – Pemerintah Kabupaten Bangkalan, Madura, Jawa Timur, memastikan ketersediaan pupuk subsidi di daerahnya cukup untuk tiga bulan ke depan.
Hal itu disampaikan Pj Bupati Bangkalan, Arief Mulya Edie menanggapi keluhan mahasiswa dari PMII dan GMNI saat demonstrasi pada 31 Oktober 2023 kemarin.
Menurut dia, pada 2023 alokasi pupuk subsidi terdiri dari 22.027 ton Urea dan 13.946 ton NPK. Hingga akhir Oktober telah disalurkan pupuk Urea 10.128 ton dan NPK 5.274 ton.
“Jadi, masing-masing sisa 11.898 ton Urea dan 8.672 ton NPK,” kata dia, Kamis, 2 November 2023.
Pria kelahiran Magelang itu menambahkan, dengan jumlah pupuk yang masih tersisa tersebut pihaknya pastikan masih mencukupi untuk tiga bulan ke depan. Oleh karenanya, dia mengimbau ke petani agar segera menebusnya.
“Dengan harapan pada saat dibutuhkan pupuk sudah tersedia dan bisa langsung dimanfaatkan,” ujarnya.
Selain itu, pihaknya juga akan melakukan revitalisasi kelompok tani dan pendataan ulang pemilik lahan sawah. Hal tersebut dilakukan untuk memasukkan petani yang masih belum tergabung dalam kelompok tani.
“Pembenahan sektor pertanian khususnya dalam pengelolaan pupuk subsidi segera kami lakukan,” pungkasnya. (MAHMUD/DIK)