SAMPANG, koranmadura.com – Upaya pencarian dan penyisiran Muhammad Lukman (4), seorang balita asal Dusun Demam, Desa Tanjung, Kecamatan Camplong, Kabupaten Sampang, yang hilang terhanyut di area selokan desa setempat, terus dilakukan hingga memasuki di hari ke-2. Bahkan personel pun mendapat tambahan bantuan dari dua Kabupaten di Madura.
Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sampang, Candra Romadhani Amin, melalui Kasi Kedaruratan dan Logistik (KL) Mohammad Hozin menyatakan, upaya pencarian korban hanyut di selokan kembali dilakukan di hari ke-2.
“Pencarian dimulai sejak tadi pagi sekitar pukul 06.00 wib, di hari ke-2. Dan kami juga mendapat tambahan bantuan personel dari BPBD Pamekasan dan Basarnas Sumenep,” ujarnya, Kamis, 7 Maret 2024.
Sedangkan jumlah bantuan personel tersebut, Hozin menyatakan untuk BPBD Pamekasan sebanyak 8 personel dan Basarnaz 6 personel. Selain itu, Pencarian juga dilakukan bersama TNI, Polri, PMI serta masyarakat setempat.
“Kalau personel BPBD Sampang, kami terjunkan kurang lebih sebanyak 30 personel. Kami melakukan penyisiran dari hulu ke hilir. Sebab aliran selokan itu nyambung dengan aliran sungai yang berada di wilayah perbatasan Tanjung Sampang dan Bandaran Pamekasan,” jelasnya. (MUHLIS/DIK)