YOGYAKARTA, koranmadura.com – Satuan Kerja Khusus Pelaksana Industri Hulu Migas (SKK Migas) bersama KKKS Jabanusa menggelar Lokakarya Media Periode II yang berlangsung di Yogyakarta, Kamis-Jumat, 5-6 Agustus 2024.
Dalam kesempatan ini, SKK Migas memberikan apresiasi terhadap peran media massa dalam mendorong kemajuan industri hulu minyak dan gas bumi (migas).
Pjs Kepala SKK Migas Jabanusa, Febrian Ihsan mengaku bahwa selama ini media telah banyak membantu dalam memberikan edukasi kepada masyarakat terkait hulu migas.
“Rekan-rekan media baik lokal maupun region telah memberikan kontribusi yang luar biasa terhadap industri hulu migas dengan memberikan informasi yang akurat dan berimbang serta mengedukasi masyarakat ,” katanya dalam sambutannya.
Selama 22 tahun terakhir ini, industri hulu migas telah menyumbang Rp5.045 triliun terhadap Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) dan 30% dari total penerimaan negara.
Termasuk telah memberikan efek ganda, selain peningkatan Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN), juga telah menyerap 150.000 orang tenaga kerja.
Untuk itu, lanjut Febri, SKK Migas bersama KKKS akan terus berupaya berkolaborasi dengan rekan-rekan media untuk memberikan informasi dan edukasi kepada masyarakat, terutama di wilayah Jabanusa.
“Media sudah sangat aktif membantu kami. Misalnya saja, hingga saat ini sudah ada sekitar 13 ribuan lebih pemberitaan tentang industri hulu migas. Ini luar biasa,” tegas Febri.
Sekadar diketahui, pada Lokakarya II Tahun 2024 kali ini, SKK Migas-KKKS melibatkan 42 Pemimpin Redaksi media dari wilayah Jawa Timur dan Jawa Tengah. Tema yang diangkat ialah ‘Industri Hulu Migas dalam Energi Transisi dan Pengelolaan Lingkungan Berkelanjutan’.
Lokakarya kali ini merupakan lanjutan dari Lokakarya I pada bulan Juli lalu di Solo. “Ini merupakan rangkaian acara dari Lokakarya I pada bulan Juli lalu di Solo. Bedanya, Lokakarya II mengundang para Pemimpin Redaksi,” tambah Vice President Human Capital dan Support Kangen Energy Indonesia. (IMAN/SOE)