BANGKALAN – Dua bulan menjelang tutup tahun, realisasi penerimaan pajak bumi dan bangunan (PBB) Kabupaten Bangkalan tahun 2014 belum maksimal. Hasil perolehan masih berkisar di angka 55,01 persen atau sebesar Rp 2,5 miliar dari total target Rp 4,6 miliar. Realisasi penerima PBB tersebut masih jauh dari harapan. Apalagi dari 18 kecamatan yang ada, hanya dua kecamatan yang telah mencapai 100 persen.
“Pertanggal 30 Spetember 2014, yang telah memenuhi target 100 persen hanya Kecamatan Tanah Merah dan kecamatan Tragah. Sedangkan 16 kecamatan lainnya masih belum,” ujar Kepala Dinas Pendapatan (Dispenda) Kabupaten Bangkalan, Setyabudi.
Sementara kecamatan lainnya, kata Setyabudi, masih berkisar antara 43 persen hingga 79 persen. Ada kecamatan yang sudah hampir lunas ada juga yang masih nol persen. Guna menggenjot pencapaian target, Dispenda Bangkalan memberlakukan denda sebesar dua persen dari pajak terhutang. Pembayaran denda tersebut dilakukan setiap bulan sekali.
“Denda sebesar itu sudah menjadi konsekuensi bagi yang tidak melunasi. Dengan harapan bisa mencapai target,” tegasnya.
Ia menambahkan hingga di minggu ketiga di bulan Oktober ini, jumlah realisasi PBB dari setiap kecamatan yang belum mencapai target terus bertambah. Hal itulah yang membuat Setijabudi optimis target PBB bisa rampung di akhir tahun. Apalagi pembayaran PBB ini kan dilakukan secara online. Di mana setiap jam ada wajib pajak yang membayar di bank.
“Jadi saya optimis pada akhir tahun, realisasi penerimaan PBB sudah mencapai 100 persen,” tandasnya. Doni Heriyanto/rah