
SUMENEP, koranmadura.com– Para nelayan pantai utara (Pantura) Kecamatan Pasongsongan meminta kepada Achmad Fauzi , Cawabup Sumenep nomor urut 1 agar melebarkan pelabuhan di tempat pelelangan ikan (TPI). Pasalnya, pelabuhan yang menjadi tempat bersandar perahu itu masih minim, sehingga jika para nelayan datang, mereka berebutan menambatkan perubahan hingga memunculkan perdebatan antar nelayan.
“Maka dari itu, jika Pak Fauzi ditakdirkan terpilih, kami berharap pelabuhan di TPI ini ditambah dan dilebarkan. Biar para nelayan merasa nyaman dan aman saat menambatkan perahunya. Bahkan karena berebutan dan saling mendahului, percekcokan antar nelayan tak bisa dihindarkan,” kata Hasan, salah satu nelayan setempat, Rabu (11/11) pagi saat Fauzi mengunjungi TPI.
Hasan dan para nelayan yang lain, harapan dan permintaannya itu terwujud dalam bentuk nyata. “Kami yakin Pak Fauzi bisa memperjuangkan keluhan kami. Sebab selain datang sendiri dan melihat kondisi di TPI, pula Pak Fauzi bersama kiai Busyro memang punya visi kerakyatan dalam Pilkada kali ini. Untuk itulah, besar harapan kami ini bisa terwujud secara nyata jika Busyro-Fauzi terpilih,” jelasnya.

Achmad Fauzi yang datang dan berbincang sendiri dengan para nelayan pada pagi itu mengungkapkan bahwa pelabuhan di TPI Pasongsongan memang perlu pelebaran. Sebab menurut keponakan MH Said Abdullah itu, perahu nelayan terlihat tak beraturan, bahkan berebutan untuk mendahului. “Kami tak biasa mengumbar janji-janji, tapi jika saya takdirkan menjadi menjadi bagian dari nafas Sumenep lima tahun ke depan, jantung perekonomian nelayan akan tetap berdenyut kencang. Pelabuhan ini insya Allah akan diprogramkan penambahan,” katanya kepada awak media.
Fauzi meminta doa kepada para nelayan dan pembeli ikan agar pada 9 Desember mendatang, ia bersama kiai Busyro terpilih dan bisa melanjutkan perjuangan. “Doakan kami semoga menang pada Pilkada Desember mendatang, insya Allah akan kami perjuangkan permintaan masyarakat,” pungkasnya. (SYM)