SUMENEP, koranmadura.com – Setelah dilakukan identifikasi oleh tim pusat survei Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) intensitas tekanan gas yang berada di Dusun Gaber, Desa Soddara, Kecamatan Pasongsongan, Sumenep mecapai setengah detik per 2 liter.
Hal tersebut dibuktikan saat tim dari Badan Geologi mengambil sampel dengan mengisi kantong plastik yang berukuran dua liter, kantong plastik pun terisi penuh.
Sekretaris Desa Soddara, Samsul menyatakan, jika dalam setengah detik menghasilkan 2 liter atau 1 detik menghasilkan 4 liter, maka per hari gas yang terbuang percuma mencapai 345.600 liter gas.
“Setiap hari dapat dikatakan bahwa gas di lokasi ini sebanyak 345.600 liter yang terbuang secara sia-sia,” kata Encung sapaan akrabnya, Kamis, 17 November 2016.
Semburan gas di lokasi itu terjadi sejak Minggu, 30 Oktober 2016. Sejak berita ini ditulis, semburan gas sudah berlangsung 19 hari. Maka jika dikalikan mencapai 6.566.400 liter gas yang sudah terbuang.
Baca: Sumur Bor di Pasongosongan Positif Dinyatakan Semburkan Gas
Sementara, tim pusat survei dari Badan Geologi Kementerian ESDM belum bisa memastikan secara detail terkait semburan gas ini. Mereka mengaku masih akan membawa sampel gas dan tanah lumpur dari lokasi untuk diuji di laboratorium sebagai bahan kajian.
“Kami belum bisa memastikan secara detail, karena belum tahu kondisinya seperti apa. Ini masih mau dibawa untuk diuji di laboratorium,” kata Hermiyanto.
Ditanya mengenai lama pengujian dan kapan masyarakat sekitar bisa memperoleh informasi, pihaknya juga belum bisa memastikan. “Tapi secepat mungkin hasilnya akan kami informasikan.” tutupnya. (DF/MK)