SAMPANG, koranmadura.com – Tahun ini, penanaman tembakau di Sampang, Madura, Jawa Timur, menurun. Hal itu diungkap oleh Kabid Sumber Daya dan Penyuluhan Dinas Pertanian (Dispertan) Sampang Bambang Subagio.
Dia menjelaskan pada 2016, lahan pertanian yang ditanami tembakau mencapai 12.219 hektare, tersebar di 11 kecamatan. Sedangkan tahun ini, sesuai data panen tembakau hingga 21 Agustus, luas area pertanian yang ditanami tembakau hanya 1.567 hektare, karena banyak petani masih trauma.
“Penurunannya sekitar 25 persen dari 2016. Tahun lalu itu banyak gagal panen karena gangguan cuaca disertai harga beli tembaku yang rendah. Dan memang kami juga arahkan untuk menanam padi,” ucapnya, Rabu, 23 Agustus 2017.
Selain itu, dia menegaskan harganya saat ini lebih bagus. Bila dibandingkan, pada 2016, harga tembakau rata-rata Rp 30 ribu per kilo gram, sedangkan harga komuditas tersebut per Agustus 2017 terendah mencapai Rp 40 ribu per kilo gram. “Dan, yang tertinggi itu mencapai Rp 55 ribu per kilo gram,” ucapnya. (MUHLIS/RAH)